Tips Menulis Novel Viral Dan Laris Manis

Posting Komentar
Konten [Tampil]
Assalamu’alaikum sahabat bunda imut ;) 

Tips menulis novel viral dan laris manis


Yeay... Waktunya menulis sharing time lagi nih, tugas dari One Day One Post Indonesia Content Creator hari ke 21. Meskipun kemarin malam tak bisa ikutan secara langsung. Tapi, saya tetep bangga dan merasa bahagia bisa menonton live Ig tv-nya Indonesian content creator. Hehhehe

Sharing kali ini adalah dari kakak yang bernama Najhaty Sharma, beliau adalah penulis novel Dua Barista dan kumpulan cerita atau kumcer Lipstik juga Kupu-kupu Marrakesh. Dari awal sih udah nebak bakal banyak banget ilmu yang di bagikan, terlebih  beliau ini sudah berpengalaman sekali dalam hal penerbitan buku.

Salah satu ilmu yang dishare tadi malam adalah agar kami, para blogger atau penulis  adalah tetap semangat terus buat menulis, tentang tips agar tulisan kita bisa banyak pembaca dan teknik marketing yang bisa mempengaruhi cerita yang kita tulis tersebut bisa menjadi viral dalam waktu yang lama, ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama lho, tidak bisa dengan sekejap mata ujug-ujug tulisannya jadi viral, heheheh.

Berikut adalah sedikit resume materi yang saya dapatkan dari kak Najhaty Sharma:

Berlatih Dengan Sungguh-Sungguh

Mau punya novel atau cerita biar viral? Sebelum itu kita harus latihan terus untuk menulis. Apapun itu tulisannya, yang penting kita terus menulis ya. Tanpa teori pun gak apa-apa, yang penting terus menulis. Dari berlatih menulis bertahun-tahun lama – lama kita akan tahu tentang kekurangan dan kelebihan kita dari tulisan kita. Kita perbaiki terus tulisan kita itu.

KONSTRUKSI CERITA


Konstruksi cerita itu sangat PENTING! Karena cerita kita harus sinkron antara part awal sampai di akhir. Ada perbedaan antara Plot dengan Alur ya. Plot itu harus ada kesinambungan antara part 1,2,3, dan seterusnya. Karakternya juga harus mewarnai atau sepadan dengan plot. Sedangkan Alur itu cerita yang hanya mengalir saja sampai selesai.

Ada beberapa hal penting yang harus dipahami di dalam konstruksi cerita, yaitu:

  • PENOKOHAN

Kita harus memahami karakter tokoh dari cerita yang kita buat. Lebih baik lagi jika tokoh – tokoh yang kita buat ini benar – benar ada. Kita harus mempersiapkan tokoh dalam sebuah cerita dengan baik.

  • LATAR
Latar yang kita tulis itu seperti benar – benar ada, walaupun kenyataanya latar itu hanya ada di cerita saja. Tapi kita harus bisa menceritakan di sebuah cerita itu bahwa latar yang digambarkan seperti benar – benar ada.

  • KONFLIK 

Konflik ini harus ada agar cerita yang kita buat benar – benar hidup. Dan pembaca tidak bosan saat membacanya.

  • SOLUSI
Setelah ada konflik, kita juga harus memikirkan tentang solusi dari konflik yang ada untuk menyelesaikan permasalahan di dalam konflik tersebut. Lebih baik lagi, jika solusi yang dibuat bisa dipelajari dari kehidupan sehari – hari.

Tips Membuat Calon Pembaca Agar Tidak Bosan

  • Dalam sebuah cerita yang kita buat, bagaimana caranya agar pembaca tidak bosan saat membaca cerita kita. Disinilah kita harus banyak belajar menulis. Bisa jadi saat kita membaca tulisan kita sendiri kita juga bosan, apalagi pembaca bisa lebih bosan untuk membacanya.
  • Lakukan interaksi misalnya di facebook, dll untuk mngetahui kekurangan dari cerita yang kita buat dengan melihat komentar – komentar pembaca.
  • Memperbanyak dialog, bukan percakapan. Dialog seperti plot, bisa menghubungkan dengan part 1,2,3,dan seterusnya.
  • Show Don’t Tell! , misalnya adalah saat sedang menggambarkan seseorang yang romantis, jangan bilang bahwa “si A itu orang yang romantis”. Tetapi lebih menunjukkan ke tingkah laku dari si A tersebut. Misalnya, si A membawakan tas istrinya, dll.
  • Masukkan pengalaman spritual kita sehari-hari ke dalam novel kita. Hikmah atau nasehat hidup kita bisa disisipkan kedalam novel atau cerita kita.
  • Menjadikan tokoh utama sebagai feel/ salah satu alasan agar orang atau pembaca membeli buku kita. Oleh karena itu, penokohan itu penting dalam konstruksi cerita.
  • Perbaiki Opening! Agar saat membaca opening itu, pembaca tidak bosan dan bisa menarik minat pembaca.

Tips Marketing

Marketing itu ada Marketing Organik dan Marketing Non Organik. Untuk marketing non organik, bisa menggunakan Instagram Ads atau Facebook Ads, karena bisa memilih umur, lokasi, kategori dari target marketing kita. Untuk marketing Organik, kita bisa share cerita memalui facebook dan melihat komentarnya langsung dari pembaca. Agar kita bisa tau feed baliknya dari pembaca.

Marketing itu butuh Networking. Dari teman, relasi, publishing, dan lain sebagainya. Untuk itu, sebaiknya kita mencari sebanyak-banyaknya networking atau relasi agar kita bisa lebih mudah untuk mempromosikan buku, novel, dan cerita kita.

“Seorang Penulis itu pasti memalui masa writer drop atau mood up and down, dan saat kita down sebaiknya kita jangan memaksakan untuk menulis karena hasil akhirnya nanti pasti akan berbeda. Sebaiknya kita perbaiki dulu niat awal kita dan melanjutkan tulisan kita saat mood kita sudah kembali baik”

Nah, inilah beberapa tips dan resin tulisan tentang materi dari kak Najhaty Sharma. Semoga bisa mermanfaat ya. Tetap semangat menulis dan berbagi manfaat lewat tulisan.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jurnal Bunda Imut
Hai, panggil saya sasha. Seorang pembelajar, ibu muda biasa yang suka sekali menulis, kesehariannya di sibukkan dengan Membersamai 2 putra dan 1 putrinya bermain, belajar dan bersenang-senang. Dengan pekerjaan sampingan sebagai Content writer dan Publisher, selain itu juga disambi dengan jualan online. Yuk, bersantai dan baca keseharian saya di sini. Enjoy !

Related Posts

Posting Komentar