Iklan 1

Blog pribadi Sasha

 

Peran Keluarga Untuk Support Penyintas Kekerasan Seksual

Posting Komentar
Konten [Tampil]
Assalamualaikum ;)

Peran penting keluarga sebagai support sistem

Masuk hari ke-12 sudah mulai harus merangkum materi sharing yang di adakan oleh team One Day One Post Indonesia Content Creator dan Mubadalah.id yang berjudul Peran keluarga sebagai support sistem penyitas kekerasan seksual. Meskipun semalam tak bisa maksimal ikut ngezoom, tapi sungguh baiknya team adminnya yang mau berbagi materi yang di bahas pada kulzoom tadi malam.

Ternyata, bentuk ketidakadilan bagi para perempuan itu tak melulu soal isu kekerasan fisik yang akhir-akhir ini sering sekali dibahas dalam banyak media. Nah, kebetulan sekali tadi malam topik sharing time bareng Odop ICC dan team mubadalah.id ini menghadirkan pemateri yang bernama kak Muyassarotul Hafidzoh. 

Beliau adalah seorang penulis novel dan merangkap menjadi aktivis perempuan. Dengan mengusung tema Peran Keluarga Sebagai support Sistem Penyitas Kekerasan Seksual yang menjelaskan inti dari bentuk ketidak adilan pada para perempuan yang kebanyakan ternjadi adalah mereka sering menerima seksual terkhusus kekerasan seksual.

Ada lima bentuk ketidakadilan pada para perempuan uang di jelaskan oleh kak Muyassaroh diantaranya adalah 

Marginalisasi

Terpinggirkan, ini biasanya disebabkan karena
budaya patriarki yang masih sangat melekat, sehingga menempatkan perempuan ditempat yang rendah dibawah laki-laki

Stikmatisasi 

Disebut juga dengan pelabelan buruk, contohnya seperti bahwa perempuan saja yang menjadi sumber fitnah sehingga tempa terbaik baginya adalah dirumah dan yang boleh berada di ranah publik hanyalah laki-laki

Subordinasi

Menganggap perempuan tidak penting, sehingga perempuan dalam ranah apapun selalu di nomor duakan, dan pihak laki-laki lebih banyak memegang kendali

Kekerasan

Tentu tak hanya kekerasan secara fisik, tapi juga kekerasan psikologi dan intelektual. Jika semua ini dilakukan kepada para perempuan maka yang terjadi adalah perempuan hanya menjadi objek dan bebas diperlakukan seperti apapun

Beban Ganda

Ini artinya jika perempuan memilih untuk
bekerja diranah publik, maka urusan domestik tetap menjadi urusan perempuan, bukan urusan keduanya.
Peranan keluarga untuk penyitas kekerasan seksual

Harusnya, kita sebagai seseorang yang telah dikaruniai akal oleh Allah sebisanya untuk berpikir cerdas dan bernurani sehat, sudah seharusnya kita bisa turut andil dan membantu para korban kekerasan seksual tersebut. Bukan malah saling menyalahkan bahkan ikut menggunjing dan akhirnya salah satu dari kita menjauhinya.

Sebenarnya mereka sangat butuh support kita, butuh dukungan dan dampingan dari kita, terutama dukungan dari orang-orang terdekatnya, salah satunya adalah pihak keluarga. Jangan jauhi mereka apapun alasannya! Karena bagaimanapun, atas alasan apapun mereka yang telah menjadi korban tetaplah korban. Berhenti untuk saling menyalahkan dan ulurkan tangan kita untuk bisa membantunya, mendampingi dan memberikan dukungan penuh. 

Dengan mendengarkan suara hatinya, itu adalah bentuk dukungan yang bisa kita lakukan, untuk keluarga terdekat kita bisa memberikan dukungan atasnya dengan memberikan pendampingan dan pastikan agar korban kekerasan sosial tidak sampai mengalami ketidakadilan. Berikan dukungan sepenuhnya agar dia bisa kembali bangkit, mendampingi korban baik fisik maupun psikis sampai dia benar-benar pulih dan semangat kembali.

Perempuan... Kalian adalah hebat!! Jangan takut untuk bersuara!
Karena kalian adalah makhluk yang paling indah yang telah Allah ciptakan, tentu kalian berhak mendapatkan kasih sayang, keadilan dan berhak untuk mendapatkan kebahagiaan dari orang-orang sekitar kita, orang-orang yang mencintai kita.

Terimakasih team Odop ICC dan mubadalah.id sudah sharing tentang hal ini. Semoga kita senantiasa dilindungi dari hal-hal yang buruk dan selalu di bimbing menuju jalan yang di ridhoi Allah SWT. Aamiin...

Semoga bermanfaat ;)

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Jurnal Bunda Imut
Hai, panggil saya sasha. Seorang pembelajar, ibu muda biasa yang suka sekali menulis, kesehariannya di sibukkan dengan Membersamai 2 putra dan 1 putrinya bermain, belajar dan bersenang-senang. Dengan pekerjaan sampingan sebagai Content writer dan Publisher, selain itu juga disambi dengan jualan online. Yuk, bersantai dan baca keseharian saya di sini. Enjoy !

Related Posts

Posting Komentar