Iklan 1

Blog pribadi Sasha

 

Perintah Allah SWT Agar Selalu Menjaga Kesehatan

Posting Komentar
Assalamualaikum sahabat bunda imut ;)
Menjaga kesehatan sesuai perintah Allah
Sharing yuk! Kali ini, tulisan saya tentang tema hari ke-16 One Day One Post Indonesia Content Creator yang bertema tentang kesehatan. Nulis apa ya? Boleh disimak artikel dibawah ini ya

Islam, adalah satu-satunya agama yang memberikan perhatian utama terhadap kesehatan manusia. Setiap Muslim wajib secara agama menjaga kesehatannya dan menyeimbangkannya dengan kebutuhan rohaninya.
Rasulullah SAW bersabda, 
"Sungguh, badanmu memiliki hak atas dirimu." (HR. Muslim). 

Diantara hak badan kita adalah memberikan makanan pada saat lapar, memenuhi minuman pada saat haus, memberikan istirahat pada saat lelah, membersihkan ketika ia kotor dan mengobatinya saat ia sakit.

Sebegitu besarnya perhatian Islam terhadap kesehatan badan pemeluknya, sampai-sampai di dalam beberapa ayat Alquran, As-sunnah juga kitab-kitab fiqih terdapat beberapa ayat yang secara khusus membahas tentang kesehatan, penyakit dan petunjuk Rasululullah SAW dalam hal pengobatannya.

Bahkan, bentuk penjagaan dan pemeliharaan kesehatan sudah menjadi bagian diantara prinsip dari pemeliharaan antara agama, kesehatan, keturunan, harta dan juga jiwa. Sebaliknya, Islam melarang berbagai tindakan yang akan membahayakan fisik atau badan kita meskipun atas nama pembelaan untuk agama sekalipun, sebagaimana tersebut dalam firman Allah SWT berikut,
"Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu dalam kerusakan." (QS. Al-Baqarah: 195) 
Dan juga pada ayat ini
 "Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh Allah Mahapenyayang kepadamu." (QS. An-Nisaa': 29).
Demi melakukan penjagaan terhadap kesehatan, syariat Islam juga memberikan berbagai keringanan di dalam beribadah dengan tujuan meringankan, memudahkan dan tidak membuat kesulitan untuk badan kita. Maka, sekali lagi nikmat Tuhan mana lagi yang akan kita dustakan?

Keringanan Beribadah Yang Diberikan Untuk Umat Muslim

  • Keringanan untuk memberikan waktu berbuka bagi orang yang sakit dan orang ketika bepergian jauh, Allah SWT berfirman, 
"Allah menghendaki kelonggaran dan tidak menghendaki kesempitan bagimu." (QS. Al-Baqarah: 185). 

  • Berkaitan dengan keringanan bertayamum, Allah SWT berfirman,
 "Allah tidak menghendaki kesulitan bagimu, tetapi hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur." (QS. Al Maidah: 6).

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa Rasulullah SAW mengutus Amr bin Ash RA sebagai Amir di Suriah. Pada saat kembali ke Madinah, Amr bin Ash mengadukan masalah menyucikan diri dari hadas besar melalui tayamum, kemudian beliau bertanya 
"Wahai Rasul, malam itu cuaca sangat dingin dan aku ingat firman Allah SWT: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh Allah Mahapenyayang kepadamu." (QS. An-Nisaa': 29). 
Rasulullah SAW lantas menjawab pengaduan Amr bin Ash tersebut dengan senyuman yang menegaskan persetujuannya atas tindakan yang diambil.

tersebut menunjukkan bahwa seorang Muslim wajib memelihara kesehatan badannya, sebagaimana kewajiban negara menjaga kesehatan masyarakatnya dan menanggulangi wabah penyakit yang menyerang rakyatnya. Sehingga di kalangan kaum Muslimin telah masyhur penyataan yang menyebutkan 

"kesehatan badan/ fisik didahulukan dari kesehatan beragama karena Tuhan Mahapengampun dan Penyayang".

Bahkan, berkaitan dengan penghindaran diri dari penyakit yang mewabah pada suatu kawasan, seorang Muslim diperintahkan untuk menghindarkan diri dari kawasan tersebut menuju kawasan lain yang lebih aman dengan istilah "pindah dari takdir (ketentuan) Allah menuju pada takdir yang lain."

Lebih jauh, seorang Muslim harus senantiasa berupaya untuk menyembuhkan penyakit yang sedang dideritanya dengan asumsi semua penyakit ada obatnya. Lebih dari itu, sebagaimana penyakit merupakan takdir dari Allah, maka upaya untuk mencari kesembuhan dan obat pun juga merupakan bagian dari yang telah diperintahkan oleh Allah SWT. Dengan demikian seorang Muslim senantiasa berupaya menghadapi takdir yang diberikan Allah dengan takdir Allah yang lain.  

Penutup

Karena kesehatan merupakan salah satu bentuk rahmat yang besar untuk umat manusia sebagai modal dasar dalam kehidupan. Dan tanpa kesehatan manusia tidak akan dapat menjalankan tanggungjawab yang menyangkut kepentingan diri sendiri, keluarga dan masyarakat serta tugas dan kewajiban melaksanakan ibadah kepada Allah SWT.

Manusia tanpa imunitas dan kesehatan tubuh yang baik, sudah pasti akan sangat rentan tertular penyakit. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini, semoga kita senantiasa dilindungi dari segala musibah penyakit dan kita bisa menjaga kesehatan sesuai dengan yang di perintahkan oleh Allah SWT. Aamiin..

Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku, sering cuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker ketika keluar rumah adalah bentuk penjagaan kita terhadap kesehatan tubuh kita.

Semoga bermanfaat,
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Jurnal Bunda Imut
Hai, panggil saya sasha. Seorang pembelajar, ibu muda biasa yang suka sekali menulis, kesehariannya di sibukkan dengan Membersamai 2 putra dan 1 putrinya bermain, belajar dan bersenang-senang. Dengan pekerjaan sampingan sebagai Content writer dan Publisher, selain itu juga disambi dengan jualan online. Yuk, bersantai dan baca keseharian saya di sini. Enjoy !

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email