Iklan 1

Blog pribadi Sasha

 

Tentang Pekerjaan Impian, Apa Sebenarnya Pekerjaan Impian Itu?

14 komentar

Assalamualaikum sahabat bunda imut.com ;)

Bersyukur sekali bisa menulis sekali duduk dalam rangka menuliskan tema ke-4 #13DaysBlogspediaChallenge sekaligus merangkap tugas pekanan komunitas Odop Blogger Squad dengan mengambil keyword Pekerjaan Impian.

Tentang pekerjaan impian

Pekerjaan Impian

Pertanyaannya? Apa yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata pekerjaan? Apakah kita yang mungkin mengalami bertumpuk-tumpuk dokumen, berbagai rapat dengan team, agenda kegiatan yang terpampang di dinding, complain customer, distribusi produk dan lain sebagainya sesuai dengan bidang pekerjaan kita.

Kemudian, atas itu semua kita dibayar atau di gaji sesuai dengan apa yang telah kita kerjakan. Bayangkan jika kita tak di bayar? Siapa yang mau melakukan itu semua jika kita bekerja tapi tidak dibayar? 

Belum lagi di tempat kita kerja, kita akan bertemu dan menghadapi bos yang kurang pengertian, rekan kerja yang tidak kooperatif, pelanggan yang tidak ramah, tempat kerja yang tidak kondusif dan berbagai alasan lainnya yang sering kali membuat kita tidak nyaman saat bekerja. Ya, meskipun tidak semua pekerjaan kondisinya demikian, mungkin malah ada yang sebaliknya.

Sayapun pernah menuliskan, bahwa seharusnya pekerjaan itu tak harus diukur pada berapa besar angka atau gaji yang di dapatkan, tetapi pada lebihnya kebermanfaatan, nilai ibadah, kebahagiaan dan keberkahan pada apa yang akan didapatkan dari pekerjaan tersebut.

Semoga, kita semua akan sampai di tahap itu. Saat kita bekerja bukan karena tuntutan kebutuhan hidup, bukan karena tekanan sosial dan keluarga, bukan karena kita ingin memiliki harta sebanyak-banyaknya. Tapi karena kita tahu, ada pahala yang besar dari pekerjaan yang kita tekuni. Sedari hari ini, sampai tua nanti.

Karena sejatinya, pekerjaan itu tidaklah di ukur dari nominal dan besarnya gaji yang di dapatkan. Andaikan kita benar-benar Faham, apa yang akan kita dapatkan dari pekerjaan itu, Pasti ukuran kita tak lagi besarnya nilai gaji yang di dapat. Ukuran kita tak lagi banyaknya uang yang di dapatkan, Akan Tetapi kita bekerja karena kita ingin menjadi bermanfaat. Menjadi bermanfaat atas pekerjaan kita, terlebih pekerjaan tersebut bisa mendatangkan manfaat untuk orang lain.

Lalu, Manusia Bekerja Untuk Hidup Ataukah Hidup Untuk Bekerja?

Jika sahabat mendengar kata "Liburan", apa yang kalian pikirkan? Apakah ketika pergi refreshing seperti jalan-jalan, nonton film, mendengarkan musik, membaca buku, wisata kuliner dan banyak hal lainnya. Apakah Anda merasa senang?

Apakah Anda dibayar atau membayar untuk mendapatkan hal yang menyenangkan itu? Saya yakin, semua yang membaca ini akan menjawab dengan "perlu membayar" untuk mendapatkan itu semua. Ini wajar, karena bukankah kita harus mengganti setiap kelelahan dan kerja keras kita di hari kerja? Wajar dong jika kita gunakan uang hasil kerja keras tersebut untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan. Wajar gak nih?

Lantas, Apakah Pekerjaan Impian Itu?A

Apakah kita akan menjadi pengusaha, ataupun menjadi wiraswasta karena tidak tergantung pada orang lain? Ataukah kita ini adalah seorang pegawai swasta yang katanya gajinya besar, apalagi pegawai swasta asing? Atau kita menjadi pegawai negeri, menjadi semua itu karena gengsi dan tergiur akan hari tua yang terjamin? Atau, apakah sahabat ada ide yang lain tentang apa pekerjaan impian itu? Bisa tulis di kolom komentar nanti ya.

Bagi saya, pekerjaan itu bukan tentang apa pekerjaannya melainkan siapa yang mengerjakannya. Sudah paham maksudnya? Bahwa sebenarnya, tidak semua pengusaha merasakan memiliki pekerjaan impian, tidak semua pegawai swasta merasa memiliki pekerjaan impian, begitu juga dengan pegawai negeri. Maka sudah biasa jika seseorang berpindah-pindah kerja. 

Saya sendiri sedari lulus dari bekerja sebagai kasir di toko peralatan bayi, menjadi tenaga salon dan spa bayi, menjadi staff admin, staff keuangan proyek, pernah bekerja sebagai guru les, menjadi asisten rumah tangga yang mengurusi anak yang kebetulan berkebutuhan khusus, menjual baju, hingga sekarang menjadi content writer dan merambah menjadi seorang blogger juga penulis. 

Tentu saja, setiap pekerjaan yang pernah saya lakukan memberi pengalaman yang berbeda, pastinya begitu juga dengan pengalaman yang Anda rasakan terhadap pekerjaan yang sungguh berbeda-beda. Lantas, manakah pekerjaan yang disebut pekerjaan impian itu? Bagi saya, pekerjaan yang menjadi impian itu tidak hanya mengacu kepada pekerjaan yang dilakukan, melainkan kepada kesesuaian antara passion seseorang dengan pekerjaannya. 

Ini tentang sebuah passion lho ya, bukan tentang latar belakang pendidikan. Jadi, apapun pendidikanmu, do what you like, like what you do. Karena yang saya lakukan adalah tetap fokus pada minat saya, bukan lagi fokus pada bakat, karena bagi saya minat mampu mengalahkan bakat. Apakah sahabat juga berpikir demikian?

Karena Hidup Terlalu Berharga Untuk Melakukan Pekerjaan Yang Tidak Anda Sukai

Sekarang apakah sahabat sudah tahu bahwa pekerjaan yang menjadi impian itu adalah pekerjaan yang kita atau Anda sukai? Bagaimana jika Anda bisa pikirkan pekerjaan seperti halnya membayangkan liburan? Antusiasnya, semangatnya, kegembiraannya? Bahkan lebih baik dari itu karena Anda mendapat bayaran saat melakukannya. 

Setiap kali saya akan mengerjakan pekerjaan saya, entah itu menulis, editing dan juga membuat konten tulisan, saya selalu merasa excited dan bersemangat, mungkin rasanya sama saat saya akan berangkat liburan. Saya gembira dan segera mengerjakan apa yang sudah menjadi passion saya. Hingga akhirnya saya telah menemukan pekerjaan impian saya.

Jadi, mulai cintai pekerjaan Anda sekarang dan  Andapun akan segera bisa temukan pekerjaan impian Anda dari sekarang. Semangat ya... Dan semoga bermanfaat ;)

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Jurnal Bunda Imut
Hai, panggil saya sasha. Seorang pembelajar, ibu muda biasa yang suka sekali menulis, kesehariannya di sibukkan dengan Membersamai 2 putra dan 1 putrinya bermain, belajar dan bersenang-senang. Dengan pekerjaan sampingan sebagai Content writer dan Publisher, selain itu juga disambi dengan jualan online. Yuk, bersantai dan baca keseharian saya di sini. Enjoy !

Related Posts

14 komentar

  1. Wow Mbak chasanatul, proses dari content writing ternyata setelah melalui beberapa pekerjaan ya, Mbak. Salut! Kalau baca gini jadi ingat IKIGAI mbak, istilah jepang yang memang belum sempat aku pelajari. Rencana mau ngumpulin referensi online tentang itu malah belum jadi aja, hmm....

    BalasHapus
  2. Yang penting bekerja tuh harus sesuai dengan passion atau yang cocok dengan kemampuan skill kita kalau menurut saya mbak, terkadang harus butuh proses untuk menyesuaikan pekerjaan yang kita dapati

    BalasHapus
  3. Tak disangka mom multitalenta ya. Semakin banyak pengalaman semakin banyak hal yg bisa dishare. Hm.. pekerjaan impianku ada bisa hasilkan pasive income.. hahaha ini trmasuk pekerjaan bukan y?

    BalasHapus
  4. aku juga punya pekerjaan impian, sholawatin dulu lagi ah, siapa tahu tahun depan tercapai

    BalasHapus
  5. Pekerjaan impian aku banyak mba, hehehe...
    Kudu di fokusin satu-satu kali yaa?

    BalasHapus
  6. Wah kita sama kak, dulunya kerja serabutan hehe apa aja dikerjain dan berbeda2.

    BalasHapus
  7. Pengalamannya penuh tantangan ya mbak, hehe..

    Aku juga cukup berpengalaman pindah-pindah kerja nih, haha..

    Keknya pekerjaan impian aku jadi momblogger aja deh, hihi..

    BalasHapus
  8. Masha Allah mbak, pekerjaan yang udah dilalui banyak dan variatif ya mba. Salut pasti pengalaman hidupnya bayak ;)

    Aku apa ya pekerjaan impiannya. Jadi mikir nih wkwkwk

    BalasHapus
  9. Dulu pernah berpikir ada pekerjaan tertentu yang menurutku keren, kaya misalnya jadi pegawai kantoran atau apalah yang penampilannya necis. Itu dulu banget dan sekarang jadi tahu bahwa pekerjaan yang baik adalah yang kita sukai bukan soal keren dan tidak keren.

    BalasHapus
  10. saya setuju, fokus pada minat bukan pada bakat. punya bakat tapi gak minat juga kan percuma ya, justru lewat minat ini muncul yang namanya passion

    BalasHapus
  11. Aku termasuk ya harus melewati liku-liku dulu sebelum ku sadar apa yang kujalani sekarang adalah pekerjaan impian. Kuncinya emang bersyukur dengan apa yang ada. Biar bisa menikmati setiap prosesnya

    BalasHapus
  12. Jujur aku pun masih meraba-raba
    terkait pekerjaan impian ini
    bagaimanapun, semua pekerjaan ada tantangannya masing-masing
    yang penting bekerja itu gak diganggu sebenarnya semua bisa nyaman wkwkw

    BalasHapus
  13. pekerjaan impian adalah apa yang kita sukai, enak yaa kalo ngerjain apa yg kita sukai itu, jd minim stress :)

    BalasHapus
  14. Menemukan pekerjaan impian nggak pernah terbayang kan diriku kak. alhamdulillah pekerjaan yang sekarang memang sesuai dengan passion ku. Jadi hepi banget MasyaAllah

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email