Iklan 1

Blog pribadi Sasha

 

Perasaan Setelah Sebulan Rutin Ngeblog

2 komentar

Perasaan setela sebulan rutin ngeblog

Selamat Hari Blogger Nasional Para penulis blog dimanapun berada, Hehehehee. Sebagai blogger, bagaimana perasaan setelah rutin ngeblog? pencapaian apa nih yang sudah berhasil sahabat dapatkan?

Ngomong-ngomong, sahabat jurnal bunda sudah tau belum sejarah terbentuknya hari blogger ini? Kita Kulik bersama yuk !

Sejarah Hari Blogger Nasional

Hari Blogger Nasional dibentuk pertama kali pada tahun 2007 oleh Menkominfo Muhammad Nuh saat pembukaan Pesta Blogger tahun tersebut. Sampai saat ini berati sudah 13Tahun dong ya.

Meski saat tahun 2007 saya sudah mulai rutin menulis, tapi saya baru kenal dunia blog sekitar tahun 2010 ketika saya akan lulus SMA. Saat ini baru ngrasa kenapa kok dari awal kenal blog gak langsung bikin akun dan coba serius tulis di blog, daripada tulis-tulis di beranda Facebook waktu itu, meskipun tulisannya hanya sebatas curahan hati saja. Hehhehe

Sampai akhirnya di tahun ini, adalah tahun awal saya mulai menyeriusi dunia blog. Mulai memikirkan blognya mau dibikin bagaimana ya, konten apa yang mau di pasang di blog, dan saya mulai memikirkan bagaimana biar DA dan PA nya tinggi. Meskipun harus belajarnya kudu marathon. Wkwkwkwkw

Dan saya sangat bersyukur sekali, ditahun ini bisa banyak yang support dengan saya banyak ikut kelas kepenulisan salah satunya adalah One Day One Post. Karena komunitas inilah yang telah membuat saya jadi rutin menulis di blog sehari satu tulisan. Ini adalah hari ke-51 saya rutin menulis di blog dan banyak sekali pelajaran juga pengalaman khususnya menulis yang saya dapatkan lewat komunitas ini. Meskipun blog saya ini termasuk baru dan semoga dengan rutin menulis akan bisa membuat blog saya berkualitas dan banyak di klik orang di kemudian hari.

Perasaan Setelah Sebulan Rutin Ngeblog

Sebenarnya, Sekitar hampir 2bulan ini serutin apa sih ngeblognya? Yaa saya memang berusaha harus  mampu dan bisa untuk nerbitin satu tulisan per hari setelah bergabung dengan komunitas Odop sih. Meski resolusinya belum sepenuhnya sesuai harapan, karena saya hanya nulis, lalu nerbitin tanpa merhatiin kualitas tulisan yang sudah saya tulis. Heheheh Kemudian, apa ajasih yang sudah saya dapatkan setelah saya rutin nulis 2 bulan ini? 

Hal yang Saya Rasakan Setelah Hampir 2 Bulan Rutin Blogging

-Menyesal Kenapa Dulu Masih Sering Malas Nulis

Pernah gak sih, kita merasa kalau kita lebih produktif menyelesaikan banyak hal itu ustruj di saat kita sedang sangat sibuk, kenapa bukan di saat kita punya waktu luang yang lebih banyak? Yang ada malah saat waktu luang lebih banyak saya seringnya malas nulis ataupun ngeblog. Hihhiihhh

Setelah beberapa bulan bertekad rutin ngeblog, alhamdulillah saya dapat pekerjaan. Bekerja lagi, artinya 8 jam sehari waktu saya digunakan untuk bekerja. Kalau dulu saya biasa nyicil nulis itu saat Akas tidur siang, sekarang ga bisa lagi.

Tapi, yang terjadi justru saya bisa lebih fokus dan ngerasa bisa lebih mudah untuk dapatkan ide tema apa yang akan saya tulis.

-Saya Harus Bergelut Dengan Rasa Malas Dari Pada Waktu yang Terbatas

Beberapa waktu yang lalu, saya sering sekali ditanyai bagaimana cara saya membagi waktu antara menulis, ngurus anak dan ngurus kerjaan rumah tangga. Karena yang mereka tau, saya ini adalah tipe aktif di blog dan eksis di grup dan menulis di blog meski mereka tau kesibukan saya.

Sebenarnya, jujur jika saya ditanya soal tips atur manajemen waktu, saya ga bisa kasih contoh yang baik, karena saya pun kadang masih riweh banget dengan manajemen waktu saya. Mana prioritas yang harus di dulukan, kadang kegeser-geser juga gak sesuai to do listnya..hehehehe 

Tapi kalau untuk ngeblog, dari pengalaman dan yang sudah saya sebutin di poin sebelumnya, tantangan utamanya bukan soal waktu yang terbatas kok, tapi karena perasaan yang lebih malas nulis aja. Sayapun juga harus ada niat mau bener-bener nulis, kalau udah bikin komitmen nih mau rutin nulis, pasti bisa disempat-sempatin deh, meskipun harus curi-curi waktu juga sih.

Lalu jadwal nulisnya kapan? Saya lebih suka menulis dengan kondisi tenang, jadi waktu yang tersedia yakni saat anak sudah tidur atau pagi-pagi sekali saat anak belum bangun. Atau curi-curi waktu saat anak bisa main sendiri atau sama abinya.

Saya bukan tipe yang sekali nulis bisa langsung beres tulisannya, makanya draft itu saya cicil. Anggaplah target kita cuma 1 tulisan dalam 1 hari, bisa banget lho itu dicicil 1 paragraf per waktu luang misalnya.

-Rutin Nulis Karena Bergabung Dengan Komunitas Menulis

Selain komitmen, berada di lingkaran orang-orang yang aktif dan rutin menulis itu ternyata juga sangat membantu untuk menyemangati diri saya untuk lebih rajin menulis. Karena jika kita melakukan sesuatu kebaikan dengan bersama-sama, maka itu akan terasa ringan. Beda sekali rasanya jika kita melakukannya sendiri. Jadi, jika kita ingin rajin menulis ya bertemanlah dengan orang-orang yang cinta menulis, maka kamu akan tertular energi semangatnya untuk menulis.

Dulu, saya pernah merasa bahwa semangat itu cukup dibangun dari dalam diri sendiri, tapi nyatanya tekad saya tak sekuat itu. Dengan bergabung di komunitas menulis, semangat saya semakin meningkat, bahkan saya bisa jadi kenal lebih banyak orang dan banyak dapat ilmu baru, termasuk komunitas menulis blognya mbak Marita yang bernama Blogspedia Coaching For Newbie.

-Beruntung, Karena Suami Mendukung Untuk Tetap Menulis

Adalah suami yang bisa dibilang banyak sekali mensupport untuk bisa selalu menulis. Konsisten menulis meskipun terkadang harus nitipin anak-anak sejenak padanya untuk saya bisa menulis.

Sayapun jadi ngerasa tambah semangat kalau ada orang terdekat saya yang dengan suka rela memberi support dan selalu nyemangatin di tengah keterbatasan waktu saya. Rasanya beda aja gitu, dan rasa semangat ini bulat juga ke yang memberi semangat lho. Buktinya suami malah yang lebih semangat untuk bantuin jaga anak-anak saat saya ada salah satu deadline tulisan dan ikut seneng juga saat tulisannya sudah selesai di setorkan. Hehhehe

Jadi, sahabat jurnal bunda imut yang berbahagia. Itulan sedikit perasaan bahagia saya setelah sebulan rutin menulis di blog. Mungkin cukup itu dulu yang bisa saya tulis untuk berpartisipasi dalam merayakan hari blogger Nasional hari ini. Meskipun mepet sekali nulis ditengah malam, tapi saya bangga bisa berkontribusi melahirkan tulisan di hari blogger ini. 

Terimakasih sudah berkunjung di blog saya, dan saya akan sangat senang jika sahabat jurnal bunda memberi kritik beserta saran terbaiknya di kolom komentar.


Selamat Hari Blogger 2020 !!!






Jurnal Bunda Imut
Hai, panggil saya sasha. Seorang pembelajar, ibu muda biasa yang suka sekali menulis, kesehariannya di sibukkan dengan Membersamai 2 putra dan 1 putrinya bermain, belajar dan bersenang-senang. Dengan pekerjaan sampingan sebagai Content writer dan Publisher, selain itu juga disambi dengan jualan online. Yuk, bersantai dan baca keseharian saya di sini. Enjoy !

Related Posts

2 komentar

  1. Sama kak, baru dua bulanan juga aktif di blog. Sudah tidak usah disesali hehehe
    Semangat ngeblog kakk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuuk lebih semangat lagi yuuuk... Semoga kita lulus 22nya yaa...ehehhehe

      Hapus

Posting Komentar

Follow by Email